Awal yang sulit untuk menggapai keinginan yang lama terpendam, selama tiga bulan selama itupula aku merasa sedih dan tak ada lagi harapan karna mungkin kegagalanlah yang nantinya ku dapatkan. Entah kenapa rasa itu hilang dan berganti menjadi menjadi senang kebahagiaan yang ku idam-idamkan telah ku gapai, kenapa demikian ? Sebab dia kini telah menerima ku apa adanya, mencintai dan menyayangiku sebagaimana ku harapkan sebelumnya. Dialah sang pujaan hati yang ku cintai dan kusayangi.
Fitria, itulah nama gadis yang menjadi incaranku tiga bulan lamanya, tapi kini dia telah menerima cintaku. Namun aku merasa belum tenang, hatiku selalu risau karenanya, sebab ada satu pertanyaan yang bergejolak di jiwaku yakni "apa dia benar-benar jodohku dan apa mungkin dia akan selalu setia bersama dalam duka maupun duka menghadapi gejolak duniawi yang begini keras?" penggalan pertanyaan inilah yang selalu dan selau menghantui pikiranku. Cinta ....pada awalnya memang indah tak tersaingi oleh apapun di dunia ini, seking indahnya cinta terkadang membuat kita berangan terlalu tingga, hingga ketika terjatuh barulah kita menyadari bahwa cinta tak seindah cahaya mentari pagi yang menyejukkan.
Cinta sejati tak lain hanyalah milik "Arrahman dan Arrahim" jika kita menyadari kepemilikan cinta yang sebenarnya maka di dalam cinta tidak ada lagi penghianatan dan ketidak pastian. Implementasi cita yang sebenarnya ialah tidak ada lagi perbedaan fisik seperti cantik, jelek, kaya, miskin hitam, putih kriting, tidak kriting dan sejenis dengan itu. Sehingg Allah SWT telah menjelaskan dalam ayatnya Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Alloh ialah orang yang paling bertaqwa diantara kamu. (Qs 49:13) Jika kita mencermati kandungan ayat di atas, pada intinya adalah telah kami ciptakan kalian dari laki-laki dan perempuan tapi bukan kami kami ciptakan si kaya dan si miskin, sicantik dan tidak cantik, si putih dan si hitam tidak!!!! Manusia pada intinya adalah sama di sini yang membedakan hanyalah siapa yang lebih bertakwa maka dialah yang paling mulia di sisi Tuhannya.
Karena ku sadari sepenuhnya mencintai karena ILAHI, bukan karena dorongan hawa nafsu dari syaitan yang laknat, sumbernya cinta pada hakikatnya adalah mengharapkan ridha dan petunjuk dari sang Ghoib, agar jiwa-jiwa kita tidak di rasuki oleh iblis yang laknat. Insya Allah cinta kita akan terselamatkan olehNya, sebab di sisinya kita pasti mendapatkan yang magfirah, yang haq dan fitrah. Tapi jika kita memandang cinta itu hanya emosional dan nafsu maka tidak lama kemusnahan akan datang menimpa.
Fitria, itulah nama gadis yang menjadi incaranku tiga bulan lamanya, tapi kini dia telah menerima cintaku. Namun aku merasa belum tenang, hatiku selalu risau karenanya, sebab ada satu pertanyaan yang bergejolak di jiwaku yakni "apa dia benar-benar jodohku dan apa mungkin dia akan selalu setia bersama dalam duka maupun duka menghadapi gejolak duniawi yang begini keras?" penggalan pertanyaan inilah yang selalu dan selau menghantui pikiranku. Cinta ....pada awalnya memang indah tak tersaingi oleh apapun di dunia ini, seking indahnya cinta terkadang membuat kita berangan terlalu tingga, hingga ketika terjatuh barulah kita menyadari bahwa cinta tak seindah cahaya mentari pagi yang menyejukkan.
Cinta sejati tak lain hanyalah milik "Arrahman dan Arrahim" jika kita menyadari kepemilikan cinta yang sebenarnya maka di dalam cinta tidak ada lagi penghianatan dan ketidak pastian. Implementasi cita yang sebenarnya ialah tidak ada lagi perbedaan fisik seperti cantik, jelek, kaya, miskin hitam, putih kriting, tidak kriting dan sejenis dengan itu. Sehingg Allah SWT telah menjelaskan dalam ayatnya Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Alloh ialah orang yang paling bertaqwa diantara kamu. (Qs 49:13) Jika kita mencermati kandungan ayat di atas, pada intinya adalah telah kami ciptakan kalian dari laki-laki dan perempuan tapi bukan kami kami ciptakan si kaya dan si miskin, sicantik dan tidak cantik, si putih dan si hitam tidak!!!! Manusia pada intinya adalah sama di sini yang membedakan hanyalah siapa yang lebih bertakwa maka dialah yang paling mulia di sisi Tuhannya.
Karena ku sadari sepenuhnya mencintai karena ILAHI, bukan karena dorongan hawa nafsu dari syaitan yang laknat, sumbernya cinta pada hakikatnya adalah mengharapkan ridha dan petunjuk dari sang Ghoib, agar jiwa-jiwa kita tidak di rasuki oleh iblis yang laknat. Insya Allah cinta kita akan terselamatkan olehNya, sebab di sisinya kita pasti mendapatkan yang magfirah, yang haq dan fitrah. Tapi jika kita memandang cinta itu hanya emosional dan nafsu maka tidak lama kemusnahan akan datang menimpa.

No comments:
Post a Comment
Masukan beripa kritik dan Saran ke arah yang membagun